Pages
-
Archives
-
Categories
-
Link List
-
Alat Bela Diri
Bale Bengong
Bali Blogger Community
Bali Golf
Bali Handmade Jewelry
Bali Villas
Bali Villas Rental
Bali Web Design
Blog Hosting & Design
BOC on Kaskus
Hendra
Hosting Indonesia
Hosting Murah
http://www.sectorbarrestaurant.com/
Info HandphoneTerbaru
Kicau Genit
Lombok Hosting
Miniatur Kapal
Mojokerto
Motocross Indonesia
Oleh Oleh Khas Bali
Outbound di Bali
Paket Wisata Bali
Toko Komputer Bali
Trans|7
Travel di Surabaya
Versi Ndeso
Villa di Bali
Wisata Bali
28 May, 2009 |
Tukul Arwana Banyak Belajar Dari Srimulat
Kalau berbicara mengenai karir Tukul Arwana, tidak bisa lepas dari sejarah yang membesarkannya, terutama dengan grup lawak Srimulat. Tukul Arwana banyak memiliki kenangan manis bersama Srimulat yang menjadikannya pelajaran menjadi seorang yang lebih baik.
“Saya memang cita-cita masuk Srimulat, dari dulu juga pengen jadi pelawak. Nah dari Srimulat saya belajar banyak, meski saya sampai saat ini belum gabung ke Srimulat, tapi dulu sama Srimulat saya bisa jalan-jalan ke luar kota. Seneng banget,” papar Tukul kepada kapanlagi.com, saat ditemui di acara Malam Empati Untuk Bapak Timbul, Gedung Kesenian Jakarta.
Bagi Tukul, bisa bermain dalam satu frame bersama para personel Srimulat adalah sebuah kebanggaan tersendiri.
“Semua punya kapasitas seperti Timbul, dari mas Tarsan, mas Polo, Mamiek, pokoknya mereka itu punya kelebihan masing-masing. Dan saya selalu mengambil ilmu dari mereka semua,” lanjutnya.
Soal berapa sumbangan yang akan diberikannya pada malam penggalangan dana itu, Tukul tak mau merincinya. Menurutnya, sumbangan tak hanya selalu berupa materi.
“Saya ini orangnya pelit (sambil ketawa), karena saya harus kristalisasi keringat, sehingga bisa seperti sekarang ini. Orang bilang susah ngambil uang dari saya. Ya, karena kan nggak harus duit kalau nyumbang,” ucapnya diplomatis.
Bagi Tukul, acara pada malam itu adalah sekaligus reuni, wujud empati dan mengenang Timbul. Baginya, sosok Timbul adalah orang yang cinta budaya tradisional. Sehingga ia menghimbau agar pemerintah bersedia membangun gedung-gedung kesenian, baik di kota maupun di daerah.
Lalu, setelah terkenal, apakah dirinya akan ikut-ikutan terjun dalam kancah politik seperti artis yang lain? “Saya mau kok jadi capres, tapi ya kalau saya minimal Gubernur minimal,” candanya.
Kapanlagi.com
4 comments to “Tukul Arwana Banyak Belajar Dari Srimulat”
sharukhan, August 17th, 2009 at 4:44 pm:
-
mas saya mau minta alamat nya mas tarzan saya ingin sekali main N exis di srimulat. dan coba berkarya dalam senilawak indonesia yang sahat dan menghibur. tolong saya maz makasih maz saya di teater semarang biasa di opanggil shah rukh khan . dan saya aktif di teater semarang bleh g saya ikut acara bukan 4 mata . ya jadi seperti peppi gitu tlong maz aku ingin sekali coba karier seperti mas tukul berhasil. ntuk bahagiain orang tua
Jeniffer19Bq, February 6th, 2010 at 1:17 am:
-
The customers believe this
resume service cause they are very trustworthy! This service makes buy resume to fit the precise range of study you wish.
mrpresidentbook, November 25th, 2010 at 6:29 pm:
-
Book Review
Judul buku : Mr. President: Ketika Tukil Memimpin Negara
Penulis: Yuan Acitra
Penerbit: Ufuk Publishing House (Ufuk Press), Jakarta
Cetakan: Pertama, Oktober 2010
Tebal: 188 halamanApa jadinya jika seorang pelawak bernama Tukil memimpin negara?
Di suatu masa, negara Crazinesia mengalami krisis berat yang terkenal dengan sebutan “Goat Depression”. Pemerintah tidak bisa mengatasi krisis tersebut, sehingga masyarakat dan mahapelajar menuntut agar presiden di kala itu turun. Presiden dan wakilnya tidak kuat menghadapi tekanan krisis dan tekanan dari masyarakat yang memaksa mereka harus turun tahta. Karena turunnya presiden dan wakilnya, negara itu mengadakan pemilu untuk memilih pemimpin baru. Dan gawatnya, hanya empat orang yang mencalonkan diri, karena tak ada orang yang berani menjadi presiden dan wakil presiden di kala itu. Nama-nama orang tersebut adalah Aral Petirpun, Lola Mana, Sri Terlalu Mulianya, dan Tukil. Dengan segala keanehan pemilu, ternyata dimenangkan oleh Tukil yang menjadi Presiden Crazinesia. Tukil dulunya adalah pelawak yang hanya pernah memenangkan lomba lawak tujuh belasan. Di tangan Tukil ini pemerintahan akan dilanjutkan. Bagaimanakah nasib Crazinesia di tangan Tukil? Buku ini akan memaparkan secara aneh, konyol, dan “hebat” kiprah Sang Presiden.
Kunjungi blog: www.mrpresidentbook.blogspot.com
muktiplaza, December 7th, 2011 at 7:46 am:
-
saya juga banyak belajar dan tertawa dari Om tukul nich
Your comment:
You must be logged in to post a comment.
Ngerti po ora boso kuwi mas? Bali wae ning ndeso yen ra mudeng ... hehehe
Hak cipta ditanggung sendiri oleh pembaca - Isi dari website bukanlah pernyataan resmi atau mendeskreditkan Tukul Arwana.
Isi adalah semangat kebersamaan para pecinta Tukul Arwana. Website ini berstatus BO (Bimbingan Orangtua)
Semua isi bertujuan untuk kocok-kocok perut Anda, tanyalah kepada Orang Tua bila tidak ngerti maksud bahasa diatas
Generasi muda sekarang lebih suka bahasa kota drpd bahasa NDESO. Bahasa NDESO lebih dimengerti oleh orang tua Anda.
Ajarkanlah Anak Anda Bahasa Ndeso, baru Bahasa Kota, trus Bahasa lain (Inggris, Belanda, Bali, Sumba, Papua, dll).
Ojo lali kowe Le, asalmu ki teko ndeso, pelosok, hutan sana lo, melu boso ndeso artine melestarikan budayamu dewe,
ben ra punah. Conto'nen masmu Tukul Arwana kuwi.













