Tukul 'Reynaldi' Arwana | Quick Thinking & Response
Sponsored by Hosting Indonesia

Pasar Seni Lukis Indonesia

World Silent Day

Blog Hosting Indonesia, Domain Name, dan Bali Web Design

 


Web Statistic
eXTReMe Tracker
http://www.baliorange.net

Archive for Dokumentasi

19 April, 2008 | No comments

Tukul Mengelola Penghasilannya

Sukses di Rumah Kontrakan, Cicipi Bisnis Kuliner
Kasus Gogon yang divonis empat tahun penjara dan hidupnya morat-marit akibat tak bisa mengelola diri menjadi cermin bahwa pelawak yang sukses tak hanya membuat orang lain tertawa. Komedian hebat adalah yang bisa mengelola hidup, termasuk penghasilan, sehingga bisa tertawa hingga masa tua. More

1 November, 2007 | No comments

WEBSITE INI DIJUAL

Berminat untuk memiliki website ini ?

Harga Silahkan kontak 0361-8515900 / 08123676861

30 October, 2007 | No comments

Tahun Baru di Bali - 24 HOURS NEW YEARS EVE PARTY

24 HOURS NEW YEARS EVE PARTY dalam rangkaian kegiatan JUVENILE EXTRAVARIA akan digelar pada hari Senin, 31 Desember 2007 dimulai pada pukul 10.00 WITA sampai dengan hari Selasa, 1 Januari 2008 pukul 10.00 WITA di Kawasan Wisata Garuda Wisnu Kencana. Muatan acara yang diselanggarakan selama 24 jam non stop terdiri dari live DJ Soma, DJ Wilson, DJ Jonas, Menara DJ School. Live entertainment pendamping yang akan dilaksanakan antara lain band performance, interative host, fun games, modern dance, fireworks, phyrotech, bar setting, extreme dinner, jugling show, automotif club display, live manekin dan beragam kegiatan hiburan sekala musik dan happening art. More

27 April, 2007 | 8 comments

Lewat Buku, Tukul Ajarkan Orang Untuk Semangat

Setelah sukses di dunia presenter dan dunia komedi, pelawak Tukul Arwana melebarkan sayapnya dengan mengeluarkan sebuah buku biografi yang berisi tentang dirinya. Buku itu sendiri berjudul ‘Kisah Sukses dengan Kristalisasi Keringat Tukul ‘Katro’ Arwana The Face Country And The Money City. More

27 April, 2007 | 3 comments

Tukul Arwana, Teratas Dalam Dunia Hiburan

Sejak sukses memandu program tayangan ‘talk show’ Empat Mata dengan ucapan khas ‘Kembali ke laptop!’, di stasiun televisi Trans 7, boleh dibilang panggung hiburan tanah air pada tahun ini dikuasai oleh Tukul Arwana. Selain kesibukan tampil di televisi bertambah, tawaran manggung dan iklan pun hampir tak ada henti berdatangan, bahkan dengan tarif puluhan juta rupiah sekali pentas. More

14 April, 2007 | 11 comments

Tukul Arwana Luncurkan Album Perdana

Popularitas Tukul Arwana di tahun ini menjadi satu fenomena tersendiri. Sebelumnya tak banyak yang mengenal pria asal Semarang yang mengawali karirnya sebagai model video klip Joshua tahun 1997. Kini hampir semua paham dengan wajahnya yang “katrok” itu. Ikon acara “Empat Mata” ini seperti tak kering akan tawaran kerja. Dalam waktu dekat ini laki-laki bernama asli Riyanto ini akan mengeluarkan sebuah album kompilasi dangdut Jawa. Judulnya pun tak jauh dari profil Tukul sehari-hari Wong Ndeso. More

14 April, 2007 | 4 comments

‘Demam Tukul’ Tak Akan Pengaruhi Kehidupan Sosial Masyarakat

Seorang pakar sosial dan politik di Yogyakarta menilai ‘demam Tukul’ yang terjadi saat ini tidak akan mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat. More

14 April, 2007 | 2 comments

Membaca, Kunci Sukses Lawakan Tukul Arwana

Kunci sukses seorang pelawak menghibur orang dan mudah menciptakan ungkapan baru yang membuat orang terkesan dan tertawa adalah pelawak harus gemar membaca, kata pelawak lagi naik daun, Tukul Arwana, di Semarang. More

14 April, 2007 | No comments

Hadiri ‘Empat Bibir’, Tukul Arwana Ganti Gaya

Ada nuansa lain dengan penampilannya di acara Empat Mata yang ditayangkan stasiun televisi Trans7, ketika Tukul Arwana menjadi host pada acara Empat Bibir yang digelar koran sore Wawasan, di Hotel Grand Candi, Semarang, Minggu (8/4) malam. More

14 April, 2007 | 1 comment

Jusuf Kalla Ikut Dihinggapi Idiom Tukul Arwana

Idiom Tukul Arwana yang sedang ‘ngetop’, yaitu ‘Kembali ke laptop’, ternyata tidak hanya menghinggapi masyarakat kebanyakan, tetapi juga Wakil Presiden M Jusuf kalla. More

10 April, 2007 | 11 comments

Ngatini alias Vega Darwanthy

(Cewek kelahiran Jakarta, 12 maret 1986 ini salah satu waiters yang sering berinteraksi dengan Tukul di Empat Mata. Vega pernah menjadi 35 besar AFI). More

10 April, 2007 | 6 comments

Punya Mobil berkat Ngatini

Sukses acara variety talk show Empat Mata bukan hanya milik Tukul Arwana. Vega Darwanthy, salah seorang waitress bar yang biasa berdiri di belakang Tukul, juga kecipratan berkah. Tidak hanya makin dikenal orang, gadis yang biasa disapa Tukul Ngatini itu kini mampu membeli sebuah mobil dari hasil keikutsertaannya di Empat Mata. More

23 March, 2007 | 3 comments

Tukul Arwana Jadi Penyanyi

Beritanya di detikhot.com

Klik disini untuk berita lengkap Tukul Arwana Jadi Penyanyi

28 February, 2007 | 1 comment

Tukul Arwana di Mata Keluarga dan Orang Terdekat (2-Habis)

Hobi Cium Bintang Tamu Diprotes Anak
HIDUP itu mengalir. Itulah yang diyakini Tukul Arwana. Saat pertama menginjakkan kaki di ibu kota pada 1989, Tukul tak punya bayangan mau bekerja apa. Karena itu, dia ikhlas menjalani pekerjaan apa saja di Jakarta. Dari tukang gali sumur pompa, MC acara di kampung, sampai sopir pribadi. More

14 February, 2007 | 5 comments

Tukul Arwana di Mata Keluarga dan Orang Terdekat (1)

Hadiahi Orang Tua Rumah Dua Lantai
Tukul Arwana memang fenomenal. Berkat aksinya di talk show “Empat Mata”, nama pelawak asal Semarang itu melambung. Meski demikian, pria berambut cepak itu tetap bersikap rendah hati. More

4 February, 2007 | 1 comment

Wawancara: Mas Tukul Wong Ndeso

Orang mengenal Tukul Arwana dengan gaya dan ucapannya yang khas. ‘’Re..Re..Renaldy,'’ ucapnya sambil menggerak-gerakkan tangannya seperti sedang menjumput di depan mulutnya. Selain itu, ia juga sering menggerakkan tangannya seperti menyisir rambut di dua sisi kepalanya, ketika memperkenalkan dirinya sebagai cover boy. Atau itu, itu, tepuk tangan ala tepuk tangan monyet.

More

4 February, 2007 | 5 comments

Wawancara: Mereka Senang Jika Saya Tampil Bodoh

KENDATI menjadi pelawak terkenal, penampilan Tukul Arwana tak pernah berubah. Lelaki kelahiran Perbalan, Semarang, ini masih saja tampil bersahaja. Kemana pun pergi, ia masih lebih suka mengendarai sepeda motor ketimbang mobil. Ia juga menyikapi ketenaran saat ini secara biasa-biasa saja. Ditemui menjelang syuting ‘’Empat Mata'’ di sebuah studio di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, bapak satu anak ini berbincang akrab penuh canda tawa. Berikut petikannya.

More

4 February, 2007 | 16 comments

Esai Aulia A Muhammad: Sebelah Mata untuk “Empat Mata”

Kelemahan utama acara “Empat Mata” justru terletak pada hasrat Tukul yang ingin selalu jadi pemain utama. Januari ini barangkali dapat dijadikan sebagai bulan Tukul Arwana. Nyaris semua tabloid memasang foto dan mengulas dirinya. Biogafi pendeknya tercetak di mana-mana, wajah cengengesannya tayang di berbagai infotainmen. Sebabnya satu, keberhasilannya mengampu talk show “Empat Mata”. Keberhasilan yang dinilai fenomenal karena semula kehadirannya justru dipandang sebelah mata. Dan ketika rating “Empat Mata” melejit, iklan antre, “pesona” Thukul pun menjadi topik hangat. Pujian bertaburan. Kesederhanaan dan keluguannya selalu menjadi anggukan.

More

4 February, 2007 | 2 comments

Farhan: Tukul Arwana Memang Hebat

Presenter kondang Farhan tidak berkecil hati jika “Om Farhan”, talkshow yang dibawakannya, kini kalah tenar dengan “Empat Mata” yang dipandu Tukul Arwana.

More

4 February, 2007 | No comments

Tukul Arwana, Jadi Wasit Orang Ngobrol

Jakarta, Warkot

PELAWAK Tukul Arwana (43) punya pekerjaan baru: menjadi “wasit” untuk menengahi orang yang sedang berbincang-bincang. Ya, kalau-kalau perbincangan mereka mengarah ke perdebatan, Tukul harus “meredakan” suasana.

More

4 February, 2007 | 4 comments

Amplop Poundsterling Tukul Arwana

Tukul Arwana (GATRA/Edward Luhukay)BERPROFESI sebagai pelawak, Tukul Arwana, 43 tahun, kerap bertemu hal-hal menggelikan. Paling tidak setahun sekali ia merasa mendapat pengalaman lucu. Tahun lalu, misalnya, pria bernama asli Riyanto –juga bisa dipanggil Ryan– ini sempat keki ketika menghadiri resepsi pernikahan temannya.

More

30 January, 2007 | 1 comment

Dari Syuting Empat Mata Bersama Tukul Arwana

Sedih saat Diremehkan Bintang Tamu
“Kembali ke Lap…Top”. Ungkapan itu sepertinya tak asing lagi di telinga pemirsa TV. Lewat acara bertajuk Empat Mata tayangan Trans 7 setiap Senin hingga Jumat pukul 22.00, Tukul Arwana, 43, berhasil memopulerkan jargon tersebut.

More

30 January, 2007 | 2 comments

Tarif Tukul Makin Mahal

Presenter kocak Tukul Arwana makin melejit. Di luar acara televisi atau kegiatan off air, Tukul pasang tarif Rp 30 juta sekali tampil. “Bilangin sama orang itu, kalau tidak Rp 30 juta tidak usah,” kata Tukul kepada asistennya bernama Teguh.

More

21 January, 2007 | No comments

Empat Mata - Trans|7

Trans|7 menawarkan program Comedy Talk Show “EMPAT MATA”. Adalah sebuah program Talk Show yang berbeda dengan talk show-talk show lainnya yang sekarang ada di pertelevisian kita. EMPAT MATA adalah sebuah talk show yang menggunakan perspektif komedi dan selalu menghadirkan Selebriti.

More

18 January, 2007 | 1 comment

Ingin Bahagiakan Istri dan Anak

Pemilik nama asli Rianto itu sepertinya tengah menikmati masa keemasan. Coba bandingkan dengan belasan tahun sebelumnya, Tukul bukan siapa-siapa. Pada 1995, saat dirinya diajak hijrah ke Jakarta oleh salah seorang teman, Joko Dewo, Tukul hidup serba kekurangan.

More

Proudly dedicated for Tukul Arwana from Hosting Indonesia Bali Orange Communications
Ngerti po ora boso kuwi mas? Bali wae ning ndeso yen ra mudeng ... hehehe
Hak cipta ditanggung sendiri oleh pembaca - Isi dari website bukanlah pernyataan resmi atau mendeskreditkan Tukul Arwana.
Isi adalah semangat kebersamaan para pecinta Tukul Arwana. Website ini berstatus BO (Bimbingan Orangtua)
Semua isi bertujuan untuk kocok-kocok perut Anda, tanyalah kepada Orang Tua bila tidak ngerti maksud bahasa diatas
Generasi muda sekarang lebih suka bahasa kota drpd bahasa NDESO. Bahasa NDESO lebih dimengerti oleh orang tua Anda.
Ajarkanlah Anak Anda Bahasa Ndeso, baru Bahasa Kota, trus Bahasa lain (Inggris, Belanda, Bali, Sumba, Papua, dll).
Ojo lali kowe Le, asalmu ki teko ndeso, pelosok, hutan sana lo, melu boso ndeso artine melestarikan budayamu dewe,
ben ra punah. Conto'nen masmu Tukul Arwana kuwi.