Pages
-
Archives
-
Categories
-
Link List
-
Alat Bela Diri
Bale Bengong
Bali Blogger Community
Bali Golf
Bali Handmade Jewelry
Bali Villas
Bali Villas Rental
Bali Web Design
Blog Hosting & Design
BOC on Kaskus
Hendra
Hosting Indonesia
Hosting Murah
http://www.sectorbarrestaurant.com/
Info HandphoneTerbaru
Kicau Genit
Lombok Hosting
Miniatur Kapal
Mojokerto
Motocross Indonesia
Oleh Oleh Khas Bali
Outbound di Bali
Paket Wisata Bali
Toko Komputer Bali
Trans|7
Travel di Surabaya
Versi Ndeso
Villa di Bali
Wisata Bali
Archive for January, 2007
30 January, 2007 | 1 comment
Dari Syuting Empat Mata Bersama Tukul Arwana
Sedih saat Diremehkan Bintang Tamu
“Kembali ke Lap…Top”. Ungkapan itu sepertinya tak asing lagi di telinga pemirsa TV. Lewat acara bertajuk Empat Mata tayangan Trans 7 setiap Senin hingga Jumat pukul 22.00, Tukul Arwana, 43, berhasil memopulerkan jargon tersebut.
30 January, 2007 | 2 comments
Tarif Tukul Makin Mahal
Presenter kocak Tukul Arwana makin melejit. Di luar acara televisi atau kegiatan off air, Tukul pasang tarif Rp 30 juta sekali tampil. “Bilangin sama orang itu, kalau tidak Rp 30 juta tidak usah,” kata Tukul kepada asistennya bernama Teguh.
30 January, 2007 | No comments
Tukul Arwana, Menjual Kepolosan
Ada kejadian menarik saat saya sedang makan malam di sebuah restoran padang
ditengah kota Surabaya. Saat itu waktu menunjukkan pukul sepuluh malam.
Waktu yang sangat larut untuk sebuah makan malam. Setelah makanan
dihidangkan dimeja saya, para pelayan bergegas ke arah televisi dan segera
merubah channelnya. Sambil makan saya perhatikan ternyata mereka menonton
channel Trans7. Acara yang saya lihat adalah semacam talk show yang
dibawakan oleh seorang pelawak yang saya tidak ingat namanya tetapi wajahnya
tidak asing. Samar-samar saya mendengar para pelayan menyebut nama Tukul, ya
itulah nama host acara talk show tersebut.
21 January, 2007 | 1 comment
Empat Mata - Trans|7
Trans|7 menawarkan program Comedy Talk Show “EMPAT MATA”. Adalah sebuah program Talk Show yang berbeda dengan talk show-talk show lainnya yang sekarang ada di pertelevisian kita. EMPAT MATA adalah sebuah talk show yang menggunakan perspektif komedi dan selalu menghadirkan Selebriti.
18 January, 2007 | 1 comment
Ingin Bahagiakan Istri dan Anak
Pemilik nama asli Rianto itu sepertinya tengah menikmati masa keemasan. Coba bandingkan dengan belasan tahun sebelumnya, Tukul bukan siapa-siapa. Pada 1995, saat dirinya diajak hijrah ke Jakarta oleh salah seorang teman, Joko Dewo, Tukul hidup serba kekurangan.
18 January, 2007 | 2 comments
Sampul Majalah Sobek oleh Syafiq Baktir - Surabaya
Kreasi dari Syafiq Baktir - syafiqblog[at]gmail.com
http://pinggirjalan.blogspot.com
Jl.Teknik Penyehatan Blok N
Surabaya - Jawa Timur
17 January, 2007 | 2 comments
Opini dari Fajar - Yogyakarta
TUKUL ARWANA
“Kembali ke Lap … top!!!”
Kalimat itulah yang akhirnya jadi khas dan menjadi “trade mark” untuk acara “Empat Mata” yang disiarkan oleh Trans7 (TV7). Cuman kesan yang muncul di masa awal penanyangannya adalah kesan … nih host acara koq harafiah banget … Lazimnya, ketika obrolan dengan bintang tamu mulai meluas dan tidak fokus, pembawa acara/host akan segera memotong pembicaraan dengan ucapan ; “kembali ke pertanyaan”, “kembali ke topik” … eh Tukul Arwana dengan enaknya ngomong …
“Kembali ke Lap … top!!!”
Ngerti po ora boso kuwi mas? Bali wae ning ndeso yen ra mudeng ... hehehe
Hak cipta ditanggung sendiri oleh pembaca - Isi dari website bukanlah pernyataan resmi atau mendeskreditkan Tukul Arwana.
Isi adalah semangat kebersamaan para pecinta Tukul Arwana. Website ini berstatus BO (Bimbingan Orangtua)
Semua isi bertujuan untuk kocok-kocok perut Anda, tanyalah kepada Orang Tua bila tidak ngerti maksud bahasa diatas
Generasi muda sekarang lebih suka bahasa kota drpd bahasa NDESO. Bahasa NDESO lebih dimengerti oleh orang tua Anda.
Ajarkanlah Anak Anda Bahasa Ndeso, baru Bahasa Kota, trus Bahasa lain (Inggris, Belanda, Bali, Sumba, Papua, dll).
Ojo lali kowe Le, asalmu ki teko ndeso, pelosok, hutan sana lo, melu boso ndeso artine melestarikan budayamu dewe,
ben ra punah. Conto'nen masmu Tukul Arwana kuwi.













